Selasa, 25 Agustus 2015

Kanekes the Movie


Kanekes, bagi suku kami bukan hanya sebuah nama perkampungan atau sebuah nama sungai (Cikanekes) yang arusnya selalu tenang dan menghidupi. 

Karena ayahku dan juga penduduk di kampungku kebanyakan akan sangat bangga menyebut diri kami sebagai orang kanekes dari pada sebagai orang baduy.

Di kanekeslah hampir semua kehidupan kami berjalan, dari tanahnya  kami berladang dari airnya kami juga bersandar hidup. Pendeknya Kanekes seperti sebuah surga di bumi  yang dianugerahkan tuhan kepada suku kami.

Arusnya yang tenang dan menghidupi, seperti itulah harapan ayahku kala memberiku sebuah nama KANEKES.

Tenang dan selalu menghidupi …yang tentu saja selalu menghidupi keluarga kami dan juga suku kami.









Senin, 23 Februari 2015

Proses menjadi orang bijac


Bernostalgia saat berkarya bersama dengan teman seperjuangan sungguh sangat indah untuk dikenang.



Dimana saat-saat itu telah menjadi sebuah bagian sejarah awal hidup kami dalam proses berkarya menjadi orang "Bijac"hingga sekarang ini.










 Diyan bijac. (OB & Komikus di Studio Bijac)

 Bill bijac (Desainer di Eztu Gelass Art)

KOES bijac. (Visual Art Teacher di Citra Kasih School /Blossom Int'l School)

Yul C bijac (ilustrator di penerbit zikrul)

Ali bijac (Ceo di ALanimasi Indonesia)
Zarky bijac (Komikus di Akademi Samali)


Duas bijac (ilustrator di Linier Media Kreasi)









Nantikan kemunculan para Bijac di pameran Restropektif Komik Indie "Neofotokopi" tanggal 7-15 mei 2015 di Gedung Bentara Budaya Jakarta...



Gambar dicopas dari koleksi Diyan bijac.

Minggu, 21 Desember 2014

TIPS ASIK

            

Buat kita-kita yang suka menulis atau menggambar dengan pensil



            

Mungkin pernah mengalami hal seperti ini, dimana pensil yang kita pakai hanya tersisa seperti gambar dibawah ini:

             

Atau seperti gambar ini: 

             

Tentu sangat merepotkan, bukan L….

Kalau kita masih punya stok pensil tentu bukan hal yang merepotkan. Tinggal buang dan ganti dengan pensil yang baru, beres seketika….tapi, ceritanya tentu akan lain kalau sebaliknya…J




Terus bagaimana kita menyiasatinya?

Ada pengalaman yang saya dapat saat bekerja bersama beberapa animator jepang, dimana kebiasaan ini tidak pernah saya lihat, dan dipakai oleh orang Indonesia kebanyakan, rata-rata  mereka para Animator Jepang  tidak pernah membuang pensil yang di pakainya, sebelum benar-benar  tidak bisa dipakai lagi…ko bisa ya?!


Ini dia triknya…perhatikan gambar di bawah ini:


Alatnya sudah sangat usang, maklum benda satu-satunya ini digunakan sejak tahun 1995 :)


Gambar diatas, sebuah alat penyambung pensil yang terbuat dari logam kaleng yang bisa dikunci, dengan cara diputar, agar pensil tidak mudah lepas saat digunakan. Sayangnya alat sederhana ini sangat susah didapat di Indonesia.

Tapi anda jangan putus asa…karena disini saya akan memberikan beberapa tips yang diajarkan oleh animator jepang kepada saya, yang tentunya masih saya pakai hingga saat ini.
Bila pensil yang anda gunakan sudah sangat sulit untuk digunakan jangan dibuang dahulu, meskipun anda tidak mempunyai alat seperti gambar diatas. Caranya?!...


Ini dia tipsnya:
 -- Menyambung dengan pensil  yang baru, atau dengan pensil yang sudah dipakai tetapi masih panjang dan enak buat dipakai, syaratnya pensil penyambungnya harus sama bentuk  diameter sekelilingnya, agar berasa nyaman saat kita menggunakannya.
Lihat contoh  gambar dibawah ini:


Untuk menyambung pensilnya, anda bisa menggunakan lem power atau yang lebih sederhana dengan menggunakan selotip, dengan cara melilitkannya pada kedua ujung pensil yang hendak di sambung.

- Bisa juga dengan mengunakan batang spidol bekas, apa bila anda tidak mempunyai pensil yang sama model dan bentuknya.
Lihat contoh gambar di bawah ini:




- Yang terakhir menyambung dengan cara lebih sederhana lagi,  menyambung pensil dengan cara melilitkan /membungkus lembaran kertas disekeliling pensil, dan agar tidak mudah lepas tempelkan lilitan selotip diatas lilitan kertas yg membungkus batang pensil.
Lihat contoh gambar di bawah ini:




Demikian tips asik ini….semoga bermanfaat…thk’s.
Ilustrasi: Hary Abri/Photo: Sukma Ramadhan.