Selasa, 21 Maret 2017
Minggu, 19 Maret 2017
Rabu, 28 Desember 2016
Komik Humor
BUKAN PANGERAN KODOK
Seperti biasa hampir tiap pagi si Nenek ompong selalu berlatih silat.
Suatu hari saat berlatih silat ditempat yang tak begitu jauh dari rumahnya tanpa sengaja dia hampir mencelakai seekor kodok yg tengah terjebak didalam tempurung kelapa.
Kodok bawel yang pandai bicara itu kerjanya setiap hari selalu berkhayal bisa berubah menjadi manusia.
Dia selalu berkhayal dan berharap nantinya akan ada seseorang yang datang menciumnya agar dia bisa berubah menjadi manusia normal seperti dalam cerita dongeng pangeran katak (prince frog) dongeng manusia yg di kutuk menjadi seekor katak dan hanya bisa berubah menjadi manusia normal kembali apa bila ada seseorang yang mencintai dan menciumnya secara tulus.
Keinginan si kodok pun akhirnya terkabul, akan tetapi bukannya berubah menjadi manusia normal, kodok mungil itu malah berubah menjadi seekor kodok yg lebih besar sebesar ukuran manusia normal.
Apa yg akan terjadi selanjutnya, yg pasti jawaban serunya akan kamu dapati di komik ini.
Para Bintang Utama 😂
Nenek: usia 100 tahun, jago beladiri, enerjik, PDan, sipatnya selalu kadang2...hanya satu sipat yg pasti darinya adalah dia tidak jahat.
Sayang sama si ninja.
Ninja: Kodok enerjik, ceroboh, paling takut sm si nenek
Bintangnya gemini tp ngakunya leo karena merasa berwibawa dan senang dipuji.
Penentang teori darwin yg mengatakan manusia berasal dari kera...karena menurutnya manusia berasal dari kodok.
makanya dia yakin akan berubah menjadi manusia.
Dragon: naga yg ga bisa terbang, taunya cm makan dan bermain...paling anti kl di bilang mirip T Rex.
Makanan kesukaan: Ayam bakar...kadang2 ikan jg suka.
Tahukah kamu bagai mana cara ninja makan.
Jawabannya sama dgn kamu.
Ttp pk tangan dan mulut.
Rabu, 30 November 2016
Jumat, 19 Februari 2016
Selasa, 25 Agustus 2015
Kanekes the Movie
Kanekes, bagi suku kami bukan hanya sebuah nama perkampungan atau sebuah nama sungai (Cikanekes) yang arusnya selalu tenang dan menghidupi.
Karena ayahku dan juga penduduk di kampungku kebanyakan akan sangat bangga menyebut diri kami sebagai orang kanekes dari pada sebagai orang baduy.
Di kanekeslah hampir semua kehidupan kami berjalan, dari tanahnya kami berladang dari airnya kami juga bersandar hidup. Pendeknya Kanekes seperti sebuah surga di bumi yang dianugerahkan tuhan kepada suku kami.
Arusnya yang tenang dan menghidupi, seperti itulah harapan ayahku kala memberiku sebuah nama KANEKES.
Tenang dan selalu menghidupi …yang tentu saja selalu menghidupi keluarga kami dan juga suku kami.
Senin, 23 Februari 2015
Proses menjadi orang bijac
Bernostalgia saat berkarya bersama dengan teman seperjuangan sungguh sangat indah untuk dikenang.
Dimana saat-saat itu telah menjadi sebuah bagian sejarah awal hidup kami dalam proses berkarya menjadi orang "Bijac"hingga sekarang ini.
Bill bijac (Desainer di Eztu Gelass Art)
KOES bijac. (Visual Art Teacher di Citra Kasih School /Blossom Int'l School)
Yul C bijac (ilustrator di penerbit zikrul)
Ali bijac (Ceo di ALanimasi Indonesia)
Zarky bijac (Komikus di Akademi Samali)
Duas bijac (ilustrator di Linier Media Kreasi)
Nantikan kemunculan para Bijac di pameran Restropektif Komik Indie "Neofotokopi" tanggal 7-15 mei 2015 di Gedung Bentara Budaya Jakarta...
Gambar dicopas dari koleksi Diyan bijac.
Langganan:
Postingan (Atom)


































